Hino Berharap Kecipratan TransJakarta
Hal itu diungkapkan Direktur Sales dan Promosi Hino Santiko Wardoyo saat ditemui wartawan di acara buka bersama di Markas Hino, di Jalan MT Haryono, Jakarta Selatan, Rabu malam, 24 Juni 2015.
Hino Indonesia, kata Santiko, hingga saat ini masih menunggu kebijakan TransJakarta untuk menjadikan produknya dalam proyek pemerintah DKI Jakarta itu.
"Kami itu sebetulnya sudah siap, tapi tergantung dari pihak TransJakarta mau bagaimana. Kami sudah siapkan bus sejak lama, tinggal tunggu TransJakarta bersedia pakai atau tidak," kata Santiko.
Menurut Santiko, jika persyaratan untuk menjadi armada TransJakarta adalah articulated bus atau bus gandeng, Hino tak sanggup. Sebab, hingga saat ini Hino tidak mengembangkannya bus jenis itu.
"Kami enggak mau main-main. Di Jepang tidak ada. Kami enggak mau modif di karoseri. Itu bahaya. Tetapi, kami lama berada di sini, sekitar 32 tahun, dan track record Hino positif," kata Santiko.
Santikno menyatakan, Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang konsen dengan transportasi publik membuat kebutuhan untuk armada TransJakarta sangat banyak, bisa mencapai 2 ribu unit. Jika dipilih, Hino mengaku sanggup dan bisa memproduksinya dalam waktu tiga bulan.
Terlebih, Ahok merencanakan TransJakarta dapat beroperasi selama 24 jam. "Asal ada planning-nya, tinggal buat itu di Cikampek. Kita sanggup, sekalipun minta CNG," ujarnya.
Untuk meyakinkan pemerintah, Sutikno mengaku pihaknya kini menjadi salah satu suplier armada ATPB (Angkutan Perbatasan Terintegrasi Busway) yang jumlahnya hampir mencapai 200-an unit.
This entry passed through the Full-Text RSS service - if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at http://ift.tt/jcXqJW.
via Lihat Photo Lala Disini
0 comments:
Post a Comment